Thursday, 28 May 2015

Cerpen 2015 (Raditeens publisher)

Si 2 Pirang
Crated by : Rini Ayu Agustin

“kakak Fila. Ayo angun, aku mau berangkat sekolah, hari ini mau ada tes nyanyi di sekolah. Buruan!!”
Pagi itu terasa lelah bagi seorang wartawan seperti Fila, kali ini ia harus berangkat mengantar Fika pagi pagi.
“bentar, kaka mau mandi dulu” Fila langsung berjalan dengan malas nya menuju ke kamar mandi dekat kamarnya. Seperti biasa nya, semua sarapan sudah disiakan oleh pembantu rumah tangga Fila, ya karen Fila juga sibuk dengan pekerjaan nya. dan mereka berdua sudah tidak mempunyai orang tua. “makasih bi, roti nya gurih banget” jelas Fila berterima kasih kepada pembantu nya.
“kak buruan, ini sudah siang banget. Gak tau aja Jakarta macet!” tiba tiba suara Fika yang terdengar dari garasi rumah nya. “kak, buruan!!”
“santai aja kali neng, ah di kira kakak kamu ini supir mu juga?” Fila langsung masuk kedalam mobil dan langsung menyetir mobil nya keluar gari garasi rumah nya “kamu sudah kelas 5, mau kelas 6. Dan kamu mau les dimana? Kakak beri kebebasan memilih biar kamu nyaman” jelas Fila kepada Fika yang dari tadi terlihat gak mood gara gara Fila terlambat bangun
“gak tau deh, nanti aja kak. Kan masih awal semster 2 kelas 5 ini” elak Fika membuat Fila jengkel dengan perilaku adek nya saat itu.
Tidak jauh memang, rumah dan sekolah Fika. Tidak lama Fila dan Fika di dalam mobil, akhir nya mereka sampai di depan gerbang sekolah Fika.
“itu penjual siomay pagi banget ya” terlihat gerobak milik menjual siomay pagi itu di depan gerbang sekolah Fika.
“eiittss, jangan beli. Itu yang jual ganteng, dan dia milik ku kak. Kakak gak boleh nikung Fika ya!” jelas Fika kepada Fila dengan tangan Fika yang membuka kunci mobil.
“ahh masih kecil aja lu udah tau nikung segala lu. Dasarr ade bandell” canda Fila kepada adek nya dengan memegang rambut milik Fika yang lembut.
“kak, Fika berangkat ya. Hati hati kerja nya” pamit Fika kepada kaka nya, yang di balas dengan senyum manis oleh Fila.
Pagi itu memang tak secerah hari biasa nya, Fila langsung berangkat menuju kantor nya. entah challege apa lagi yang akan di berikan oleh bos nya hari ini. Tidak jauh dari sekolah Fika, Fila di telfon oleh bos nya. hari ini bos nya sangat cerewet, maklum lah dia sudah hamil tua. Ngidam nya aneh aneh.
“selamat pagi Fila, ahri ini kamu mendapat tugas dari bu bos untuk membeli kan siomay 4 porsi” jelas sekertaris bu bos kepada Fila memlaui telfon
Fila langsung berfikir, dimana dia akan membeli siomay untuk bu bos nya? Fila langsung menuju taman kota, biasa nya disana terdapat banyak pedagang kaki lima. Sesampai nya Fila di taman ota, ia langsung menemukan penjual siomay. Dan Fila langung memesan 4 porsi siomay pesanan bu bos.
Sesambil ia duduk dan menunggu antrian, Fila berfikir kenapa ia tadi tidak emmberli siomay di penjual siomay dekat sekolah Fika? Aneh nya ia tak berfikir sampai sana. Memikirkan tukang siomay deat sekolah Fika, Fila jadi terfikir oleh ucapan adek nya “eiittss, jangan beli. Itu yang jual ganteng, dan dia milik ku kak. Kakak gak boleh nikung Fika ya” kalo di fikir, berarti Fika sudah mulai jatuh cinta? Ahhhhh kepala Fila tiba tiba pening.
“neng, ini sudah selesai pesanan nya” kaget pak tukang siomay
“ohh iya papk, ini uang nya. terima kasih” Fila langsung meninggalkan tempat  itu dan langsung pergi menuju mobil. Masih terfikir, kali ini ia sudah di dalam mobil. “nanti harus ku tanyakan pada Fika, apa yang sudah terjadi sampai ia sudah jatuh cinta pada usia yang masih kecil”.
“Grooonggggg” suara gas mobil Fila, dan Fila lansgung cus ke kantor nya.sesampai nya ia di dalam kantor, ia langsung mengantarkan pesanan bu bos kepada sekertaris nya. dan langsung menuju di rung tunggu “ahh enak saja nanti gak di bayar lagi sama bu bos, haha” ejek nya kepada bu bos.
Tidak lama dari itu, bu bos menghampiri Fila di ruang tunggu milik nya.
“ini Fil, makasih ya. Oiya besok jangan lupa kamu mempir dan wawancarai warga sekitar Jl. KH. Dahlan. Karna dengar dengar rencana anak SMA Tri Gama, kan mengadakan konvoi, tapi ini hanya di berita kita. Pada reporter lain belum mengetahui” jelas bu bos sambil ia memberi uang kepada Fila untuk membayar ganti uang Siomay pesanan nya
Fila melamun, ia memikirkan “Jl. KH. Dahlan tempat adek akus ekolah. Ini bahaya ini bahaya”  Fila terus bertanya tanya dalam hatinya.
“Fila? Filaaa?” kaget bu bos sambil tangan nya yang di arahkan ke Fila “ kamu mau kan Fila? Kamu gak takut kan dengan konvoi ini? Saya harap kamu berani menghadapi” lanjut bu bos sambil ia pergi dari tempat itu “sekarang kamu pulang da istirahat untuk persiapa besok materi apa saja yang akan di tanyakan kekpada warga” lanjutnya sambil ia mengunyah siomay yang ia bawa.
Balasan Fika hanya tersenyum ke arah bu bos, tanda nya Fila masih ragu namun ingin melakukan itu. Ia langsung beranjak dari tempat duduk nya dan langsung menuju ke parkiran mobil.

*keesokan hari nya
Seperti biasa, pagi ini Fila harus menyiapkan apa saja yang akan di butuhkan Fika untuk sekolah. Pagi pagi gini sudah 10 pesan singkat dari kameramen nya untuk meliput konvoi pagi ini di Jl. KH. Dahlan. Kali ini kameramen merencanakan bertemu di daerah SDN 2000 untuk menunggu konvoi.
“adek, hari ini ada konvoi di dekat sekolah kamu. Annti kamu jangan ikutan keluar ya?” jelas Fila kepada Fika yang saat itu sedang sarapan pagi
“okeidokeii kakak cantik” jawab nya dengan melanjutkan sarapan “kak, Fika pengen deh les di Mandiri Belajar, biar bareng sama anak baru. Rambut nya seperti orang Lost Angles kak, pirang gitiu deh” sikap ke anak anakan Fika membuat Fila tertawa. Yaa, sekrangadek nya sudah besar, sudah mengerti bahasa alay
“oke, kakk kan udah bebasin kamu memilih tempat les kamu. Tapi kalo habis pulang les langsung pulang ya. Ayo cepet habisin sarapan nya, kakak hari ini bertugas di dekat sekolah kamu untuk meliput konvoi. Ingat pesan kakak” Fila beranjak dari meja makan nya. “Bi, Fila sama Fika berangkat ya”
Fila dan Fika akhir nya masuk kedalam mobil dan langsung pergi menuju sekolah nya. tidak lama dari itu, sampai lah Fika danFila di sekolah Fika hmmm konvoi belum dimulai tapi Fika ingin bergegas masuk kedalam kelas nya.
“kak, Fika masuk dulu ya. Biar ketemu sama si Pirang” pamit Fika ke pada Fila dengan membuka sedikit jendel mobil nya. “bye kak”
Rasa nya Fika yang lagi seneng, hmm adek nya sudah merasakan jatuh cinta.
“dari pada nunggu di mobil dan Cuma nungguin konvoi. Mending ke tukang siomay, penasaran juga sih sama yang jual, kata Fika dia ganteng. Fikir fikir dulu deh kalo bilang ganteng” Fila berbicara sendiri sambil ia membukan pintu mobil nya. ia langsung mengkunci mobil nya dan pergi menuju tempat penjual siomay ganteng.
“mang mang, pesan 1 ya. Dimakan sini aja gak pake pare” jelas nya kepada tukang siomay yang Fika belum tahu seganteng apa tukang siomay itu.
Tiba tiba dari jauh terlihat seorang yang membawah kamera berlari ke arah Fila dengan tergesah gesah.
“pak kameramen? Sini pak makan siomay dulu”
“engga engga, ayo kita liput. Ternyata konvoi lebih awal” jelas pak kameramen kepada Fila yang saat itu sedang menunggu pesanan siomay nya. Fila beranjak dari tempat duduk nya dan langsung pergi dari tempat siomay, tidak jauh dari Fila berlari tukang siomay itu memanggil untuk memberikan siomay pesanan Fila
“neng, neng ini siomay nya” Fila terhenti, ia melihat kebelakang ke arah tukang siomay itu.
“aahhhh emang bener kata Fikaa. Itu ganteng banget” terhenti, Fila langsung teriak histeris namun tak menghiraukan teriakan tukan siomay ganteng iytu.
“Fil, ayooo” teriak pak kameramen itu dari kejauhan. Diikuti dengan lati lati kecil Fila yang menuju ke arah nya.
******
“lama banget ini Fika, kakka capek tau dari tadi nunggu dan baru selesai wawancara. Ah gak dateng dateng juga ini anak” bawel Fila mulai keluar, memang dari tadi Fila menunggu adek nya dekat tepat di belakang penjual siomay ganteng itu. Fila malu jika harus menunggu tepat di penjual siomay itu.
“lama banget ini bocahh” Fila terus saja berbica itu, tidak lama dari itu terlihat Fika berjalan keluar dari gerbang sekolah dengan anak yang tinggi nya tidak jauh beda dengan adek nya itu. “apa itu yang disebut pirang sama Fika?”
Fila berjalan dengan merunduk, bersembunyi di gerobak siomay ganteng.
“neng, tadi yang pesen siomay gak di makan terus gak di bayar ya? Mana neng bayar dulu neng” tukang siomay ganteng itu berbicara terlalu keras membuat Fila menutup mulut tukang siomay itu dengan tangan nya. mungkin karna terlalu panik, kelakuan Fila itu dilihat oleh pembeli lain yang sedang membeli siomay ganteng sesambl para pembeli itu tertawa melihat kelakuan Fila.
“Filaa? Astaga lu makin cantik aja Fi” tiba tiba suara itu terdengar dari sisi kanan Fila
“ahhh? Kamu Lex? Ngapain disini? Rambut kamu masih pirang juga ya” ejek Fila keapda Alex, bisa dibilang Alex adalah teman bahkan mantan Fila. “ngapain juga kamu disini?”
Semakin dekat, si pirang kecil bersama Fika.
“kaka disini? Jemput aku? Ini nih kak yang aku bilang si pirang, nama nya Glare. Wahh kakak di tempat siomay, ternyata kakak mengagumi tukang siomay ganteng ini juga ya?” muka Fika yang memasang muka pling imut itu membuat orang yang di sekitar nya tersenyum karena seusia dia sudah mengenal jatuh cinta? Sebenar nya aneh.
“Sudah ambil sana Fika sudah punya Glare” kelakuan Fika membuat Fila kakak nya malu.
“neng... Neng, dari sejak neng anterin Fika. Aku udah perhatiin neng, tapi neng gak pernah buat keluar dari mobil. Dan waktu neng dateng kemari rasa nya deg deg banget. Mangkanya aku gak keluar karna ngerasa deg deg an. Saat nya aku ngomong kalo aku suka sama neng” tukang siomay ganteng itu langsung memberikan setangkai bunga yang mungkin sudah ia persiapkan. Memang, tukang siomay ini ganteng dan umur nya bekisar 23 tahun.
“ahh, yakin mau pacaran sama orang yang cuma pekerjaan nya reporter?” jeals Fila kepada tukang siomay ganteng tu, karna Fila juga merasa nyaman meski baru mengenalnya. Dan semua pembeli menyoraki untyk menerima tembakan atau ucapan cinta tukang siomay dan seorang pekerja wartawan itu. Dan akhir nya mereka bersatu dan menjalin kasih sayang. Mereka berencana untuk membuat kedai siomay yang semua isi dan tema nya berhubungan dengan berita atau berhubungan dengan pekerjaan Fila, Reporter.

Nama               : Rini Ayu Agustin
Fb                    : Rini Ayu Agustin
Twitter            : @16riniayu

Nomor tlp.       : 0857 4541 7816

Naskah Drama 2015

Sudah Mengerti
Created by : Rini Ayu Agustin

BAB 1
Aku, Diah. Aku mempunyai 3 teman yang berbeda sifat namun mereka selalu mengerti aku. Tidak jarang para teman SMA memanggil kita......
A          : “Haii Geng Hijab”
Masa SMA memang masa dimana kita mempunyai emosi yang kadang tidak bisa di kendalikan, terkadang kita mempunyai keinginan yang berbeda yang membuat perpecahan dalam persahabatan.
Riska                : “ Besok kan tanggal merah, yuk nonton film Hijabers yuk. Kan cocok tuh buat kita yang sama sama pake hijab kaya gini”
Devara            : “Yuk boleh juga nih, gua juga capek dirumah mulu. Disuruhin mama terus.
Ajeng               : “ Wah kan, besok aku mau les dance gitu, biar kayak cewe cewe di Korea yang jago dance.
Diah                 : “Asstagfirullah Ajeng, kamu kan pake hijab. Masak kamu lengak lengokin tubuh kamu. Itu kan dilarang oleh Allah dalam Al – Qur’annya
Riska                : “iyah nih Ajeng, menari itu tidak boleh. Mending menyanyi kan enak tuh. (Risk menyakan sedikit lagu)
Diah                 : “Riskaa, itu juga tidak boleh dalam Al –Qur’an Allah. Apalagi lagu yang kamu nyanyikan barusan mengandung kata cinta masa Remaja”
Devara            : “ Sudah sudah, jangan berantem mulu. Kita pulang aja”

Mereka pun pulang sekolah bersama sama keluar dari gerbang sekolah. Malam hari pun telah tiba, dimana Riska mempunyai rencana jika besok ia dan Devara ingin bermain di rumah Ajeng. Riska pun mengirim pesan singkat kepada Devara.
(Devara, besok main kerumah Ajeng yuk, kan hari libur. Kita main kerumahnya aja gitu, tapi gak tau lagi ngapain. Hehe yang penting kita kesana aja dulu, hal yang mau dilakuin terserah nanti)
Riska                  : “sms Diah gak ya? Ah engga biasanya kan gak mau. Biasnaya kalo hari libur dia mengaji dengan bunda nya”
*Keesokan Harinya (Zoon out ke matahari)
            Sesampainya di rumah Ajeng, Devara dan Riska langsung masuk dan mengucapkan salam. Seperti biasanya, mama papa Ajeng sangat sibuk sehingga mereka jarang berada di rumah.
Riska                : “Assalamu’alaikum” mengucapkan salam lirih, diikuti Devara.
Riska dan Devara pun masuk ke dalam rumah Ajeng, yang di tepati Ajeng sedang asik melihat video dance dance Korea.
Riska                :”Woy, ngapain aja”
Riska berniatan mengageti Ajeng yang sedang asik melihat video dance Korea.
Devara             : “sibuka banget temen gua sampe kayak gini. Nonton apaan sih?”
Ajeng               :”Ini dance nya korea kan asik tuh”
Riska                :”wah pantes kamu suka dance ala korea ya, ohh jadi seasik ini. Bagaimana kalo kita belajar sendiri aja. Belajar bareng gitu. Kan gak enak kalo cuma nonton doang, ya kan?”
Ajeng               :”wah ini nih, katanya gak boleh. Masak kamu bandel sih?”
Riska                :”hoii dev, kita kan gpp ya dance. Sekali seklai lah Jeng”
Yang saat itu Devara sedag asik bermain gadjed nya. tiba tiba Riska mengagetinya. Devara langsung menaruh gadged nya di kursi.
Devara              :”wah iya gpp deh mending kita nari aja. Nih tiruin gerakannya. Kan keren tuh. (Devara menirukkan sedikit gerakan dance di video itu)
Ajeng                 :”yasudah deh gpp ayo”

Akhirnya mereka bertiga belajar dance korea bersama. Sampe mereka benar benar menyukai dunia dance dan dunia korea yang saat ini sedang marak terjadi di kalangan para remaja wanita. Semenjak itu Ajeng, Devara dan Riska sudah sering melihat dance dance Korea dan drama korea. Paling digilai mereka adalah aktor aktor Korea.
           

BAB 2

Diah                     : “wah kalian lagi apa sih? Kok sering sekali datang ke sekolah nonton you tube? Nonton apa nih? Kayaknya senneg banget”
Ajeng                   : “ini nih, dance Korea. Riska sama Devara kan juga mulai suka samapa Korea Korea. Apalahi dance nya kan keren kere juga, bikin kita gak kudet loh Diah. Ini asik kok”
Diah                     : “engga Jeng, kan kita dilarang”

Yang saat itu Riska dan Devara asik melihat video korea, tiba tiba langsung menarikan dance ala korea itu.
Devara                 : “yuk Diah, sekali aja lah. Ini asik kok. Gak bikin kudet”

               Dengan saat itu, Diah pun melihat video dance korea itu, dengan tersenyum senyum ia mulai menyukai dunia korea dan dance.
Diah                   : “wahh gini ya rasanya mengerti dunia Korea dan dunia dance nya.  rasanya enak banget, ndak bosen”
Ajeng                 : “ ya sudah besok kita belajar dance korea bareng yuk. Kan asik tuh belajar bareng geng Hijab. Jarang juga kan”
Riska                  : “iya, jelas jarang bareng kan kita pake hijab terus berprestasi di dance Korea. Rasanya lucu kan.
Diah                   : “yasudah kita pulang aja dulu, mampir kerumah Ajeng kan Enak yak. Nanti belajar bareng dance korea. Atau kerumah Riska aja gitu ya kan Ris?”

   Dengan ini mereka langsung berangkat menuju rumah mereka untuk merencanakan latian dance bareng. Sesampainya di sana mereka langsung yalakan 1 laptop untuk mulai berlatian dance bersama.
Tidak lama dari itu, datang lah udztadza yang menceramahi mereka semua yang sedang latihan dance dibarengi adzan sholat dhuhur.

Udztadzah         : “Asstagfirullah, kok malah menari nari kan tubuh kalian? Gak inget sama Allah? Menari itu hukum nya tidak boleh, apalagi kalian dnegan menari yang gerakannya agak fulgar gini. Wah kan jadi tambah gak boleh. Menari itu tidak boleh hukumnya nak, diharam kan bahkan, mending menari untuk mengajak orang masuk dalam islam atau omenginggatkan hal hal tentang islam, mari kita sholat”
Diah                   : “astagfirullah iya teman teman kita tidak boleh meninggalkan sholat. Yasudah ayo sholat”
 
            Akhirya Aku dan teman teman pun menyelesaikan latian dance korea dan langsung melaksanakan sholat bersama. Setelah kamisholat, mereka jadi tau apa yang dilarang Allah dalam sebuah tarian.

Diah                     : “mulai saat ini, kita jangan tarian yang full gard atau yang terlalu terlihat sexy ya. Kita menari tradisional aja, untung untung kita cinta budaya sendiri”
(Saling merangkul dalam keadaan masih memakai mukenah mereka)

 Dan kami pun menjadi semangat belajar tarian negara kami sendiri, yaitu Indonesia Tercinta. 

Monday, 16 February 2015

Dealoka.com

Awalnya sih gak tau apa itu Dealoka.com . setelah aku cari cari di google dan nunggu loading lama, dan ternyata jaringan di rumah buruk sekali untuk akses ke Dealoka.com . danj hari itu aku bverencana untuk kepo in Dealoka.com ke esokan hari nya di sekolah.

keesokan hari nya, aku belain berangkat pagi ke sekolah de,mi memnuhi ke kepoan ku tentang Dealoka.com . biar gratis cari wi fi di sekolah juga, heheh. sesampainya di sekolah aku langsung naruh tas dan buku di atas meja dan langsung mengambil handphone untuk kepo in Dealoka.com . dari mulai kepo in blogger nya sampai Twitter nya, setelah tau aku harus ngapain sama Dealoka.com , aku langsung mengunjungi play store untuk mendownloads apps Dealoka.com.



setelah itu aku harus mencari kata Dealoka.com dia apps store dan langsung me klik kata pasang. dan tidak lama dari itu aku sudah memiliki apps Dealoka.com .





setelah selesai mengunduh apps Dealoka.com aku tetap tidak puas tentang Dealoka.com . aku terus mengoyak dan mengorek tentang apps Dealoka.com ini.
mungkin sangking asik nya aku kepo in apps Dealoka.com sampai teman sebangku ku bertanya ke pada ku

" kok sibuk banget sih rin ke handphone dari pagi? senyum senyum segala"

"ini nih, aku punya apps baru yang bikin aku seneng banget pas aku punya apps ini"

"emang apps apa sih? kok asik banget?"

"ini di dalam apps Dealoka.com banyak banget info yang aku dapat, yang sering aku browsing di google dan ternyata sekarang aku sudah punya apps nya sendiri"

"emang di dalam apps Dealoka.com ada apa aja sih?"

" banyak banget nih, mulai info activity and experiencesd, entertaiment, beauty and relaxation dan gak kjalah lagi nih ada yang paling aku suka yaitu food and beverange.

teman sebangku aku langsung mengambil handphone dari tangan ku dan langsung melihat apa saja yang ada di Dealoka.com. awalnya ia hanya dia dan terus teliti melihat ke arah handphone dan lama kelamaan dia langsung tersenyum dan memegang pipi nya.

"eh disini ada diskon ya, banyak banget makanan yang aku pengen dari sini. apaa ini keren banget ya rin, yaampun keren suer deh"


dan begitu lah cerita dan pengelaman yang menarik untuk ku bersama Dealoka.com. semoga kalian bisa menulis pengalam dan hal hal menarik bersama Dealoka.com... Happilly with Dealoka.com


Created by @16riniayu
https://www.facebook.com/rini.ayuagustin.9


















Friday, 5 December 2014

Pangsit Ikan | Chinese Food

Pangsit Ikan
Kulit

Bahan 1 : 
400gr ikan tenggiri
100gr telur

Bahan 2 :
2sdt penyedap rasa
20gr garam
100gr telur (2butir)


Bahan 3 :
300gr sagu tani (200gr untuk tabur)

Cara Membuat :
1. Bahan 1 di mix hingga tercampur rata. Masukkan bahan 2,       aduk. Tambahkan bahan 11, uleni hingga rata dan kalis.
2.  Giling tipis dan p[otong segi empat. Isi dengan bahan isi          yang telah dicampur lalu bentuk sesuai selera.
3. Rebus hingga matang, angkat dan tiriskan
5. Goreng hingga minbyak panas sedang hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan, angkat.


Isi

Bahan (Aduk menjadi satu)
175gr daging ayam cingcang
1/2 sdt kaldu bubuk instan rasa ayam
175gr daging udang cincang
1/2sdt garam
2sdt bawang goreng putih, haluskan 10gr
1/2sdt penyedap rasa
1/4sdt merica bubuk
1sdm pihkie/ udang kering


Kuah Pangsit Ikan

Bahan 1 :
500rg kepala udang
50gr saus pempek
200gr bawang putih, siap pakai
50gr tongcai
100gr bawang merah, haluskan
30gr kecap atom
10gr garam
5gr merica bubuk
15gr penyedap rasa
20gr kaldu bubuk instan rasa ayam
25gr gulu pasir
50gr udang kering, sangrai, haluskan

Bahan 2 :
bengkuang, iris
Jamur kuping
Bunga sedap malam


Bahan 3 :
21/1 liter air

Bahan 4 :
Daun bawang, iris
Mentimun, iris
suun, rendam
Bawang goreng


Cara Pembuatan :
1. Panaskan minyak rose brand, masukkan bawang putih dan bawang merah hingga harum.
2. Masukkan kepala udang, udang kering, dan tongcai hingga kepala udang berubah warna.
3. Masukkan bahan 2, air dan semua bumbu, adu hingga rata dan matang. angkat.
4. Hidangkan bersama potongan mentimun dan uun. Taburi daun bawang dan bawang goreng di atasnya


















Tuesday, 2 December 2014

Ayam Goreng Telur Asin Mentega | Chinese Food

Ayam Goreng Telur Asin Mentega
Bahan 1 :
  
2 ekor ayam negeri berukuran sedang kurang lenuh 650gram
25gr bawang putih
30gr kemiri
1sdt ketumbar
30gr garam 
20gr gula
1sdt kaldu bubuk instan ayam
1/2sdt merica bubuk
1sdt penyedap rasa
2 potong lengkuas (memarkan)
2 batang serai (memarkan)
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
2 liter air





Bahan 2 :

1 butir telur
80gr tepung selimut (tepung rasa)
80ml air
minyak secukupnya (untuk mengoreng)


Bahan 3 : 
(campur menjadi satu dan goreng)

25gr margarin
2 kuning telur asin


Cara membuatnya :

1. Cuci ayam hingga bersih. belah dada, biarkan utuh seperti bekak. sisihkan
2. Haluskan semua bumbu kecuali daun salam, serai dan lengkuas. lumuri ayam dengan bumbu halus     hingga rata.
3. Diamkan selama 1 jam hingga bumbu meresap. lalu bungkus ayam dengan alumunium foil.
4. Masukkan kedalam panci bertekanan. Tambahkan daun salam, serai, lengkuas dan air. Masak            selama 1 jam hingga menjadi mendesus. Angkat dan biarkan dingin.
5. Campurkan telur, tepung selimut, dan air menjadi satu. Aduk hingga menjadi adonan yang liucin        dan tidak berbutir.
6. Celupkan ayam kedalam adonan hingga rata. Goreng ke dalam minyak yang panas sedang hingga       matang dan berwarna kecoklatan. ANgkat dan tiriskan. 
7. Letakkan ayam goreng kedalam piring sdaji, taburi bahan ke 3 diatasnnya. Sajikan. 




















 



Monday, 1 December 2014

World AIDS Day





    Congratulations on World AIDS day, hopefully with today no longer living with this disease. I and all the people were hoping like that, because tau lah. This disease is very dangerous for people, especially sex offenders. in fact, this disease has been examined by experts in order to cure this disease. but there is no cure. I hope with this World AIDS Day, the experts could find a cure for this disease.


Acquired Immunodeficiency Syndrome or Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS abbreviated) is a collection of symptoms and infections (or: syndrome) resulting from the destruction of the human immune system caused by HIV infection; [1] or infection with other viruses that attack similar to other species (SIV, FIV, and others).
Own virus called Human Immunodeficiency Virus (or abbreviated as HIV) is the virus that weakens the immunity in the human body. People affected by this virus will be susceptible to opportunistic infections or tumors susceptible. Although existing coping can slow the spread of the virus, but the disease is not completely curable.

Symptoms and complications
      The main symptoms of AIDS.
Various symptoms of AIDS generally will not occur in people who have a good immune system. Most of these conditions are infections caused by bacteria, viruses, fungi and parasites that are normally controlled by the elements of the immune system that HIV damages. Common opportunistic infection in people with AIDS. [7] HIV affects nearly every organ system. AIDS patients are also at greater risk of suffering from cancers such as Kaposi's sarcoma, cervical cancer, and cancers of the immune system known as lymphomas.
People with AIDS often have systemic symptoms of infection; such as fever, sweating (especially at night), swollen glands, chills, weakness, and weight loss. [8] [9] The specific opportunistic infections that AIDS patients, also depends on the prevalence of these infections in the geographic area where the the patient's life.



Never stay away from people with AIDS, but stay away from the disease.